Inovasi Mahasiswa KKN: Pudding Daun Kelor Pandan, Kuliner Sehat untuk Masyarakat
Dalam upaya mendukung pola hidup sehat dan memanfaatkan sumber daya lokal, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertugas di desa Tambakreja memperkenalkan inovasi puding daun kelor. Daun kelor (Moringa oleifera) dikenal sebagai superfood yang kaya akan nutrisi, sehingga pemanfaatan daun ini dalam bentuk puding diharapkan dapat memberikan manfaat kesehatan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Kegiatan ini dilakukan pada Selasa (20 Agustus 2024) acara ini dihadiri oleh jamaah Masjid Al-Himmah setelah melaksanakan acara rutin pengajian di malam rabu.
Daun kelor telah lama dikenal sebagai tanaman yang memiliki banyak khasiat. Kaya akan vitamin A, C, dan mineral, daun kelor dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan mendukung kesehatan secara keseluruhan. Namun, pemanfaatan daun kelor dalam berbagai produk olahan masih tergolong rendah. Oleh karena itu, inovasi puding daun kelor ini bertujuan untuk memperkenalkan cara baru dalam mengonsumsi daun kelor sekaligus meningkatkan nilai jualnya.
Proses Pembuatan Pudding Daun Kelor :
- Bahan – bahan :
- Daun kelor & pandan segar, yang dipetik langsung dari kebun warga
- Agar-agar, gula, dan air.
- Bahan tambahan seperti susu atau santan untuk meningkatkan rasa dan tekstur.
- Langkah – langkah pembuatan :
- Pertama, daun kelor dan daun pandan dicuci bersih dan direbus sebentar untuk menghilangkan rasa pahit.
- Setelah itu, daun kelor dan daun pandan dimasukan ke blander tambahkan air secukupnya dihaluskan dengan cara di blander, setelah itu saring air sarinya
- Selanjutnya campurkan air sari daun kelor dan pandan dengan agar-agar, gula, santan atau susu dan air dalam panci.
- Campuran tersebut dimasak hingga mendidih, lalu dituangkan ke dalam cetakan.
- Puding didinginkan hingga mengeras dan siap disajikan.
Inovasi puding daun kelor ini tidak hanya memberikan manfaat gizi, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat. Mahasiswa KKN melakukan pelatihan pembuatan puding daun kelor kepada ibu-ibu jamaah masjid Al-Himmah. Dengan pelatihan ini, diharapkan mereka dapat memproduksi puding daun kelor secara mandiri dan menjualnya di pasar lokal atau acara-acara tertentu.

Dengan memperkenalkan puding daun kelor, masyarakat tidak hanya dapat menikmati camilan sehat, tetapi juga meningkatkan pendapatan keluarga. Produk ini dapat menjadi alternatif camilan yang lebih bergizi dibandingkan dengan produk olahan lainnya yang banyak beredar di pasaran. Selain itu, meningkatnya kesadaran akan pentingnya pola makan sehat diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih memperhatikan konsumsi makanan bergizi.
Semoga inovasi ini dapat terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih memanfaatkan sumber daya lokal demi kesejahteraan bersama.
